Cedera Saat Latihan, Caceres Naik Meja Operasi

agen-bola4.jpg
Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com  Turin – Martin Caceres akan absen membela Juventus dalam beberapa waktu ke depan. Cedera patah tulang malleolus membuat dia harus naik meja operasi.
Caceres mendapat cedera tersebut saat mengikuti sesi latihan bersama Juventus, Minggu (8/3/2015) kemarin. Disebutkan kalau tulang malleolus di kaki kirinya patah.
Untuk mempercepat pemulihan sang defender, Juventus langsung memutuskan untuk melakukan operasi pada Senin (9/3/2015) ini. Operasi akan dilakukan oleh Dr. Flavio Quaglia di Klinik Fornaca Clinic yang terletak di Kota Turin.
Belum diketahui berapa lama pemain asal Uruguay itu akan absen. Kubu Bianconeri baru akan memprediksi setelah dia menjalani operasi.
 

Gubernur Cuomo berusaha proyek lisensi keempat lebih besar

agen-bola8.jpg
Agen Bola Melaporkan Berita Casino Terkini dan terbaru Indo11.comGubernur New York Andrew Cuomo ingin lisensi kasino didistribusikan ke daerah-daerah ekonomi-bermasalah.
Panitia ia ditunjuk untuk bertindak atas izin rencana diberikan dalam tiga wilayah yang berbeda.
Itu tidak cukup memuaskan Cuomo. Dia meminta agar mereka berkumpul kembali dan memberikan lisensi kasino keempat. Dewan setuju dan mulai mengembangkan rencana untuk memungkinkan tawaran baru yang akan diajukan untuk dipertimbangkan.
Sebuah Cuomo senang dikutip di Capitol pekan lalu mengatakan, "Mungkin kita mendapatkan aplikasi blockbuster nyata yang berakhir di Tier Selatan, yang adalah apa yang kita inginkan. Itu maksud keseluruhan dari latihan. "
Cuomo tidak memberikan interpretasi dari "blockbuster" tetapi banyak mengambil yang berarti sesuatu yang jauh lebih besar dari apa yang telah diusulkan sejauh ini. Setelah semua, Wynn Resorts Ltd (WYNN) merencanakan proyek $ 1,7 milyar Massachusetts.
"Jika tidak ada yang berlaku, maka tidak ada yang berlaku," Cuomo selanjutnya dikutip oleh Joseph Spector, kepala biro Gannett.com Albany.
 

London – Gelandang Arsena

  heng.jpg

Berita terbaru dan terkini bola Soccer dari Agen Bola Indo11–London – Gelandang Arsenal Aaron Ramsey masih yakin benar timnya bisa finis di posisi empat besar Premier League. Apalagi Everton, yang sedang mengancam posisi timnya sekarang, masih punya laga-laga tak mudah.


Agen Judi Indo11 Terpercaya–’Gudang Peluru’ kini masih duduk di peringkat keempat papan klasemen Premier League dengan nilai 64 dari 33 laga. Namun, Everton sudah menguntit di urutan kelima dengan hanya berjarak satu poin dan masih menyimpan satu laga lebih banyak. Hasil itu sendiri tidak lepas dari kekalahan 0-3 Arsenal atas Everton pada pertandingan akhir pekan lalu.

"Sekarang kami harus berjuang bersama-sama. Kami masih mempunyai lima laga tersisa dan kami harus memenangi semuanya agar bisa finis di urutan keempat atau lebih tinggi," tegas Ramsey di situs resmi klub.

Di lima laga terakhir Arsenal akan bertemu tim-tim yang di atas kertas bisa mereka atasi, seperti West Ham United, Hull City, Newcastle United, West Bromwich Albion, dan Norwich City. Berkaca pada pertemuan pertama Arsenal tak terkalahkan saat melawan lima tim itu meski hanya bisa seri saat menghadapi West Brom.

Fernando Santos Sebut Yunani Kurang Beruntung

heng.jpg

Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Pelatih Yunani Fernando Santos enggan bicara soal nasib usai timnya disingkirkan Kosta Rika di babak 16 besar Piala Dunia. Baginya laga berjalan seimbang dan anak asuhnya tampil kurang tajam.

Langkah Yunani harus terhenti di perdelapanfinal usai dikalahkan Kosta Rika di babak adu penalti. Tertinggal lebih dahulu, Ethniki sejatinya punya peluang bagus memenangi laga setelah sang lawan harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-66. Namun Giorgos Karagounis dkk. tak mampu mencetak gol lain hingga babak tambahan usai.

Hal ini cukup disayangkan Santos karena faktanya mereka tampil jauh lebih dominan. Mereka unggul penguasaan bola 60% berbanding 40%, plus mencetak delapan peluang on target sementara Kosta Rika hanya punya satu sepanjang pertandingan. Pelatih 59 tahun itu juga menyebut penampilan cemerlang Keylor Navas sebagai salah satu faktor timnya tak mampu memetik hasil positif.

"Saya tidak suka bicara soal beruntung atau sial. Salah satu pihak harus beruntung dan malam ini hal itu jatuh pada mereka, saya menyelamati mereka," katanya.

Robben Tak Diberi Hukuman Meski Mengaku Melakukan Diving

a.jpg

Agen Bola indo11.com melaporkan, Arjen Robben mengakui, dirinya memang melakukan diving pada laga melawan Meksiko. Namun demikian, FIFA secara resmi mengonfirmasi bahwa Robben tak akan terkena hukuman.

Robben jadi salah satu bintang lapangan Belanda kala mengatasi Meksiko 2-1 di Estadio Castelao, Minggu (29/6/2014) malam WIB. Kendati tak mencetak gol ataupun assist, tapi sebagian besar ancaman De Oranje memang berawal dari aksinya.

Salah satu aksinya bahkan berbuah penalti di masa injury time yang akhirnya membuat Belanda menang dan lolos ke perempatfinal. Robben total lima kali dilanggar lawan, jadi yang terbanyak di antara 21 pemain lainnya di lapangan.

Robben memang mengelak bahwa dia melakukan diving untuk penalti di ujung babak kedua itu. Namun, pemain milik Bayern Munich tersebut mengakui bahwa dia melakukan diving di babak pertama.

FIFA melalui Kepala Media-nya, Delia Fischer, mengatakan bahwa komite disiplin hanya melihat apa yang dilakukan oleh Robben tersebut sebagai sebuah pelanggaran yang tidak serius dan tidak mencederai fair play. 

Pihaknya hanya akan membahas mengenai pelanggaran-pelanggaran serius, dan diving tidak termasuk ke dalamnya. Oleh karenanya mereka memutuskan tidak menghukum Robben.

Menurut Delia, kartu kuning sudah cukup untuk menghukum pemain yang ketahuan diving, tanpa perlu menghukumnya dengan hukuman yang berat seperti yang menimpa Luis Suarez.

Zuniga Tak Bermaksud Cederai Neymar

a.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.comFortaleza - Pelanggaran yang dilakukan Juan Camilo Zuniga membuat Neymar tak bisa lagi bermain di Piala Dunia 2014. Zuniga mengaku dirinya sama sekali tak bermaksud mencederai Neymar.
Laga Brasil versus Kolombia di Estadio Castelao, Fortaleza, Sabtu (5/7/2014) dinihari WIB, memasuki menit-menit akhir ketika Neymar dan Zuniga terlibat sebuah perebutan bola. Saat itu, Zuniga mendaratkan lutut kanannya di punggung Neymar.

Neymar langsung mengerang kesakitan dan terkapar di atas lapangan sambil memegangi punggungnya. Tak lama kemudian, dia mendapatkan pemeriksaan awal dari tim medis Brasil. Penyerang berusia 22 tahun itu akhirnya tak bisa meneruskan laga dan ditandu keluar lapangan.

Neymar lantas dilarikan ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tulang belakangnya mengalami keretakan. Dia pun divonis akan absen selama beberapa pekan dan tak mungkin main lagi di sisa Piala Dunia tahun ini.

Zuniga mengaku tak bermaksud membuat Neymar cedera. Yang dia lakukan saat itu adalah berusaha merebut bola karena timnya sedang tertinggal 1-2 dan tak banyak waktu yang tersisa.

"Kami ingin mencetak gol dan itu adalah pertandingan yang berat. Brasil memberi pengawalan ketat. Saya berharap tak ada yang serius. Mari berdoa kepada Tuhan," ucap Zuniga.

Premier League Disesaki Pemain Asing Berdampak Buruk untuk Timnasnya

a.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.comRio de Janiero - Pelatih Jerman Joachim Loew punya analisa tersendiri terkait kegagalan timnas Inggris di Piala Dunia ini. Kembali soal banyaknya pemain asing di Premier League jadi alasan mengapaThe Three Lions selalu tampil buruk di turnamen besar.

Inggris yang dipenuhi pemain-pemain mudah berbakat plus dereta pemain senior gagal melaju ke fase grup setelah hanya mengumpulkan satu poin dari tiga laga. Bahkan mereka sudah tersingkir lebih dulu setelah kalah di dua laga awal dari Italia serta Uruguay.

Punya segudang pemain berkualitas harusnya memudahkan Roy Hodgson dalam meracik tim. Namun itu saja belum cukup mengingat para pemain muda butuh pengalaman dan itu tidak didapatkan dari kompetisi yang mana klub-klub besar lebih mengandalkan pemain asing.

Beda halnya dengan di Jerman yang menurut Loew justru mengedepankan pembinaan pemain muda di klub-klub Bundesliga.

"Saya yakin kami punya perpaduan yang bagus. Para pemain ini sudah berpengalaman di kompetisi-kompetisi yang ketat," ujar Loew.

Aljazair Disebut Sudah Bikin Dunia Arab Bangga

heng.jpg

Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Aljazair di luar dugaan melaju ke fase gugur setelah duduk di posisi kedua Grup H. Legenda sepakbola mereka Lakhdar Belloumi menyanjung tim Fennec yang dinilai sudah membanggakan negara dan dunia Arab.

"Mereka telah membuat Aljazair dan dunia Arab bangga dengan pencapaian ini. Tim ini menunjukkan bahwa sepakbola Aljazair punya banyak pemain yang sangat berbakat," ungkap Belloumi.

Belloumi adalah salah satu bintang di Piala Dunia 1982. Bersama Rabah Madjer, dia tampil memikat bersama Aljazair di babak penyisihan grup, termasuk saat bertemu Jerman Barat. Ketika menghadapi Karl Heinz Rummenigge dkk, Belloumi mencetak gol penentu kemenangan Aljazair (2-1).

Sementara itu, Madjer yakin dengan pengalaman para pemainnya yang bertebaran di liga-liga Eropa, tim dari Afrika Utara ini punya potensi untuk memulangkan Jerman dari Brasil.

Forlan Belum Mau Pensiun dari Timnas

heng.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com  Montevideo - Diego Forlan tahu bahwa waktunya bersama timnas Uruguay tak akan lama lagi. Tapi hingga saat ini Forlan belum berpikir untuk menanggalkan seragam La Celeste.

Piala Dunia 2014 adalah Piala Dunia ketiga dalam karier Forlan setelah debutnya di 2002 di mana ia hanya bermain sekali sebagai pengganti laga terakhir fase grup. Saat itu Uruguay langsung kotak setelah kalah bersaing dengan Senegal dan Denmark.

Setelah gagal tampil di Piala Dunia 2006, Forlan bersama Uruguay tampil gemilang empat tahun lalu kala finis sebagai peringkat keempat dan Forlan dinobatkan sebagai pemain terbaik di turnamen itu.

Sayangnya di Brasil 2014, Forlan tak lagi seperti di 2010 di mana kini ia sudah kehilangan sentuhannya dan tampil buruk setelah dua kali menjadi starter, saat Uruguay kalah 1-3 dari Kosta Rika serta takluk 0-2 dari Kolombia di perdelapanfinal.

Dengan umur yang sudah menginjak 35 tahun jelas Piala Dunia ini akan jadi yang terakhir untuknya dan bahkan turnamen internasional terakhir untuk pemain yang kini merumput bersama Cerezo Osaka itu.

Van Persie Bermain Apik Bersama Van Gaal

heng.jpg

Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Fans Manchester United boleh bergembira melihat penampilan Robin van Persie dan juga sentuhan Louis Van Gaal di Piala Dunia ini bersama Belanda. Keduanya terlihat saling cocok dan saling melengkapi satu sama lain.

Musim lalu Van Persie tampil buruk bersamaan dengan menurunnya penampilan MU di mana penyerang 31 tahun itu banyak berkutat dengan cedera dan rasio golnya pun menurun.

Namun Van Persie membayar tuntas performa buruknya itu dengan penampilan cemerlang bersama Belanda di Piala Dunia kali ini. Total sudah tiga gol dibuatnya dari dua laga.

Bagi Van Persie ini adalah gol ke-17nya selama Belanda dilatih oleh Van Gaal. Torehan gol Van Persie itu berjumlah 30 persen dari total 56 gol ‘Negeri Kincir Angin’ itu sejak dilatih Van Gaal dalam dua tahun ini.

Total sudah 46 gol dibuat Van Persie dari 86 caps bersama Belanda dan melihat "duet" nya dengan Van Gaal di timnas, boleh jadi MU bisa berharap banyak mereka bakal bersinar musim depan.